Description:
Jalan Cinta Menuju Perdamaian Dunia merupakan kumpulan refleksi mendalam tentang pemikiran, keteladanan, dan kiprah Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar dalam membangun perdamaian berbasis cinta, spiritualitas, moderasi Islam, dan kemanusiaan universal. Buku ini menempatkan Nasaruddin Umar bukan hanya sebagai ulama dan intelektual Muslim, tetapi juga sebagai figur moral yang menjembatani agama, negara, masyarakat, dan dunia internasional.
Secara keseluruhan, buku ini tersusun dalam delapan bagian besar. Bagian awal membahas “jalan cinta” sebagai fondasi spiritualitas perdamaian, dengan menekankan kemanusiaan, tafsir cinta dalam Al-Qur’an, tasawuf modern, etika kepemimpinan, serta keteladanan pribadi Nasaruddin Umar. Bagian berikutnya menguraikan Islam moderat sebagai kebijakan dan gerakan nasional, terutama melalui gagasan moderasi beragama dalam konteks Indonesia yang majemuk.
Buku ini juga menyoroti pemikiran progresif Nasaruddin Umar tentang keadilan gender, humanisme Islam, inklusivitas, toleransi, dan diplomasi agama global. Masjid Istiqlal diposisikan sebagai “rumah semua”, ruang perjumpaan lintas iman, sekaligus simbol Islam Indonesia yang ramah, terbuka, dan berorientasi pada perdamaian.
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan peta jalan perdamaian dunia: dari konsolidasi nasional, internasionalisasi moderasi Islam, hingga replikasi model desa damai sebagai kontribusi Indonesia bagi peradaban global. Dengan bahasa reflektif dan gagasan yang luas, buku ini menjadi bacaan penting bagi akademisi, tokoh agama, pembuat kebijakan, dan masyarakat yang mencari model keberagamaan yang cinta damai, adil, inklusif, dan membumi.